http://iwan.personal.blogspot.com/

Sabtu, 31 Desember 2011

IBU

        Ibu....adalah kata yang paling sempurna dan kata paling indah yang keluar dari mulut setiap insan. Bicara soal ibu tidak akan ada habisnya, tiada kata ataupun ungkapan yang dapat mengalahkan kata ibu. Sejuta puisi, syair dan nada juga takkan mampu menandingi kata ibu. Ibu adalah segala-galanya bagiku mungkin juga bagi kalian, tanpa peran seorang ibu mungkin kita tidak ada apa-apanya didunia ini. Ibu juga wanita yang paling mulia dan sempurna didunia ini, Tuhan memberikannya derajat yang tinggi dibandinngkan ayah. Ibu  adalah seorang pahlawan tanpa tanda jasa dan pamrih, beliau tidak pernah meminta pada kita untuk membayar jasanya selama dia mengandung kita, melahirkan, mengasuh, menyusui, merawat, membesarkan, dan mendidik kita. Coba kita bayangkan jikalau kita harus membayar semua jasa, usaha dan jerih payah seorang ibu selama ini, dikala beliau mengandung hingga melahirkan kita, dikala beliau terbangun ditengah malam karena tangis kita dan dikala beliau harus bergadang untuk menjaga kita, harus berapa rupiah yang harus kita keluarkan untuk membayar semua itu, satu juta, satu miliyar atau satu triliun, tapi sayangnya beliau tidak meminta bayaran satu senpun dari kita. Sungguh mulia bukan hati seorang ibu, tapi coba lihat diri kita disuruh sedikit sudah mengeluh, membantah atau bahkan meminta upah untuk melakukannya. Yuk....!!! mari kita renungkan dan kita sadarkan diri kita dari hal-hal seperti itu, buat beliau bangga kepada kita dengan semua perbuatan kita ataupun dengan prestasi kita.
Aku mau curhat sedikit nech tentang aku dan ibuku, mudah-mudahan bisa jadi inspirasi bagi yang membacanya ya....!!!!


       Ibuku pernah bilang padaku, beliau meminta dua hal pada diriku, kedengarannya mudah dan gampang untuk diucapkan tapi sulit untuk dilakukan. Ibu hanya memintaku untuk selalu tersenyum padanya walaupun sesungguhnya didalam hatiku sedang menangis dan  ibu juga memintaku untuk selalu berbuat baik pada semua orang yang memang tidak semua orang mudah melakukan kebaikan pada orang lain. Jujur aku belum bisa melakukan semua itu sesuai dengan keinginan ibu, sesungguhnya aku adalah orang yang rapuh dan mudah menangis dikala aku melihat seseorang yang sedang bersedih, sedang kesulitan, orang yang cacat atau cerita yang sedih bahkan melihat film sekalipun. Aku adalah orang yang mudah untuk meneteskan air mataku, terutama dikala aku sedang kangen sama ibu hal yang paling utama kulakukan adalah menangis karna aku tak ada disampingnya, aku rindu senyumnya, tawa dan candanya, hangat pelukannya, lembut belaiannya dan lirih suaranya. Ibu juga pernah bilang, setiap ibu mempunyai pemikiran yang sama yaitu pikiran takut. Takut jikalau kita tidak bisa makan esok hari, takut jikalau kita tidak bisa tersenyum lagi dan takut akan kehilangan kita. Tak bisa kubayangkan jikalau aku kehilangan sosok seorang ibu didunia ini karna aku begitu dekat dengan ibu, aku sering curhat sama ibu dari hal yang paling kecil sampai yang besar, masalah pribadi, masalah cinta dan bahkan masalah pekerjaan sekalipun. Ibu itu segalanya bagiku dan tiada ternilai kasih sayangnya, beliau adalah muara kasih sayang yang gak pernah mengharap kembali kepada anak-anaknya. Tapi tak jarang anak yang durhaka pada orang tuanya terutama pada ibu, betapa sakitnya hati seorng ibu jikalau anaknya durhaka kepadanya. Jangan sampai kita durhaka pada ibu kita karna takkan ada ampunan dari Tuhan bagi orang yang durhaka pada ibunya kecuali hanya murka-NYA dan azab-NYA yang sangat pedih.
Aku sudah berjanji pada diri sendiri akan melakukan semua perintah dan permintaan ibu. Aku mencoba untuk tersenyum dan tegar didepan ibu dan juga didepan teman-teman bahkan didepan semua orang, padahal didalam hatiku belum tentu aku gembira, tapi itulah yang harus aku lakukan tidak boleh menunjukkan kesedihan didepan semua orang tak terkecuali keluargaku sendiri. Aku juga belajar untuk berbagi meskipun tak seberapa, berbuat baik pada semua orang walaupun cuma dalam hal kecil yang dipandang remeh oleh sebagian orang atau bahkan malah dianggap tak berguna sekalipun, tapi tidak apa-apa yang penting kita ikhlas dari hati dan niat karna Allah. Cita-citaku gak banyak, aku hanya ingin membahagiakan orang tua dan menjadi anak yang soleh yang berbakti kepada orang tuanya. Anak yang selalu mendoakan orang tuanya agar kelak mereka mendapat tempat yang layak disisi Allah swt, bisa menjadi diantara kekasih-kekasih Allah yang hidupnya akan selalu senang, dilayani dengan bidadari-bidadari Allah segala kebutuhannya dan sambutan senyum para malaikat yang rindu akan kedatangannya. Insya Allah, amin.....amin yaa Allah, amin...amin...Allahumma amin yaa rabbal alamin.

Senin, 09 Mei 2011

10 Binatang Yang Masuk Surga




1.Untanya Nabi Saleh,
Mereka menambah lagi, “Cuba kamu keluarkan seekor unta dari batu besar itu,” kata mereka sambil menunjuk ke arah sebuah batu besar sambil tersenyum sinis. Mereka juga telah menerangkan sifat-sifat unta yang dikehendaki.
Kaum Tsamud cukup yakin bahawa Nabi Saleh tidak mampu memenuhi permintaan mereka itu. Sebaliknya Nabi Saleh menjawab dengan tenang.
“Baiklah, sekiranya aku dapat memenuhi permintaan kamu itu, adakah kamu akan beriman kepada Allah dan menerima ajaranku? Adakah kamu akan mengaku bahawa aku adalah utusan Allah?”
“Baiklah, kami akan beriman kepada Allah dan akan menerima segala ajaran kamu,” jawab mereka.
Setelah satu persetujuan dimeterai, maka Nabi Saleh telah menunaikan solat. Baginda memohon kepada Allah agar mengkabulkan permintaannya seperti yang dituntut oleh kaum Tsamud. Baginda juga berdoa semoga kaum itu akan kembali ke jalan yang benar selepas melihat bukti tersebut.
Allah Maha Berkuasa. Dengan sekelip mata sahaja Allah telah mengkabulkan doa Nabi Saleh. Batu besar tadi telah merekah dan terbelah. Lalu keluarlah seekor unta betina yang besar. Unta itu mempunyai semua sifat yang disebutkan oleh kaum Tsamud.
Maka, tercenganglah semua kaum Tsamud yang melihat kejadian itu. Sebahagian daripada mereka mula mengakui kenabian Nabi Saleh. Salah seorang daripada mereka ialah seorang pemimpin kaum Tsamud yang bernama Junda bin Amru. Akan tetapi, sebahagian yang lain masih enggan beriman. Mereka tetap degil dan sombong.

2.Anak Sapinya Nabi Ibrahim,
kalo yang ini saya gak dapet kisahnya towers,
cuma pas saya cari dapet potongan surah adz-dzariyat
“Sudahkah sampai kepadamu (Muhammad) cerita tentang tamu Ibrahim (yaitu malaikat-malaikat) yang dimuliakan? (Ingatlah) ketika mereka masuk ke tempatnya lalu mengucapkan: "Salaama". Ibrahim menjawab: "Salaamun (kamu) adalah orang-orang yang tidak dikenal." Maka dia pergi dengan diam-diam menemui keluarganya, kemudian dibawanya daging anak sapi gemuk. Lalu dihidangkannya kepada mereka. Ibrahim lalu berkata: "Silahkan anda makan." (Tetapi mereka tidak mau makan), karena itu Ibrahim merasa takut terhadap mereka. Mereka berkata: "Janganlah kamu takut", dan mereka memberi kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak yang alim (Ishak).” (QS. Adz Dzariyat: 24-30)

3.Kambing Gibasnya Nabi Ismail,
...Nabi Ibrahim yang dikatakan memiliki kekuatan 40 kali manusia biasa, dengan pisau yang tajam, maka menyembelih anaknya (Ismail) dan Allah melihat kepatuhan Ibrahim, maka Allah mengirimkan malaikat Jibril untuk menggantikan posisi Ismail dengan kambing gibasy yang gemuk, dengan sekejab saja, ternyata yang putus kepalanya adalah kepala kambing gibasy itu dan Ismailpun diselamatkan oleh Malaikat Jibril atas perintah Allah SWT. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Wa Lillaahi Hamd. Dari peristiwa itu telah menjadi syari’at ummat Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassalam untuk melaksanakan ibadah qurban...
4.Sapinya Nabi Musa,
..Tatkala Nabi Musa menyampaikan cara yg diwahyukan oleh Allah itu kpd kaumnya ia ditertawakan dan diejek krn akal mereka tidak dapat menerima bhw hal yg sedemikian itu boleh terjadi. Mereka lupa bhw Allah telah berkali-kali menunjukkan kekuasaan-Nya melalui mukjizat yg diberikan kpd Musa yg kadang kala bahkan lebih hebat dan lebih sukar utk diterima oleh akal manusia berbanding mukjizat yg mereka hadapi dlm peristiwa pembunuhan pewaris itu.
Berkata mereka kpd Musa secara mengejek: "Apakah dgn cara yg engkau usulkan itu, engkau bermaksud hendak menjadikan kami bahan ejekan dan tertawaan org? Akan tetapi kalau memang cara yg engkau usulkan itu adalah wahyu, maka cubalah tanya kpd Tuhanmu, sapi betina atau jantankah yg harus kami sembelih? Dan apakah sifat-sifatnya serta warna kulitnya agar kami tidak dapat salah memilih sapi yg harus kami sembelih?"
Musa menjawab: "Menurut petunjuk Allah, yg harus disembelih itu ialah sapi betina berwarna kuning tua, belum pernah dipakai utk membajak tanah atau mengairi tanaman tidak cacat dan tidak pula ada belangnya."
Kemudian dikirimkanlah org ke pelosok desa dan kampung-kampung mencari sapi yg dimaksudkan itu yg akhirnya diketemukannya pd seorg anak yatim piatu yg memiliki sapi itu sebagai satu-satunya harta peninggalan ayahnya serta menjadi satu-satunya sumber nafkah hidupnya. Ayah anak yatim itu adalah seorg fakir miskin yg soleh, ahli ibadah yg tekun yg pada saat mendekati waktu wafatnya, berdoalah kpd Allah memohon perlindungan bagi putera tunggalnya yg tidak dapat meninggalkan warisan apa-apa baginya selain seekor sapi itu. Maka berkat doa ayah yg soleh itu terjuallah sapi si anak yatim itu dgn harga yg berlipat ganda krn memenuhi syarat dan sifat-sifat yg diisyaratkan oleh Musa utk disembelih.
Setelah disembelih sapi yg dibeli dari anak yatim itu, diambillah lidahnya oleh Nabi Musa, lalu dipukulkannya pada tubuh mayat, yg seketika bangunlah ia hidup kembali dgn izin Allah, menceritakan kpd Nabi Musa dan para pengikutnya bagaimana ia telah dibunuh oleh saudara-saudara sepupunya sendiri.
Demikianlah mukjizat Allah yg kesekian kalinya diperlihatkan kpd Bani Israil yg keras kepala dan keras hati itu namun belum juga dapat menghilangkan sifat-sifat congkak dan membangkang mereka atau mengikis-habis bibit-bibit syirik dan kufur yg masih melekat pada dada dan hati mereka...

5.Ikan Yang Memakan Nabi Yunus,
...Kemudian Nabi Yunus AS menaiki kapal yang dipenuhi penumpang dan muatan. Ketika mereka berada di tengah-tengah lautan maka kepal itu miring dan hampir tenggelam, dimana mereka harus mengambil salah satu keputusan antara mereka tetap berada di kapal semuanya dengan resiko mengalami kebinasaan; atau membuang sebagian dari mereka agar kapal itu menjadi ringan dan menyelamatkan sisanya. Akhirnya mereka memilih jalan yang terakhir setelah menemui kesepakatan di antara mereka. Kemudian mereka melakukan pengundian dan sejumlah penumpang terkena undian tersebut termasuk di dalamnya Nabi Yunus AS, sebagaimana Allah Ta’ala berfirman, “… kemudian ia ikut berundi lalu dia termasuk orang-orang yang kalah untuk undian.” (Ash-Shaffat: 141).
Yakni ia termasuk dari orang-orang yang kalah dalam undian tersebut. Kemudian mereka pun melemparkannya ke laut, serta seekor ikan besar menelannya, akan tetapi tidak sampai mematahkan tulangnya dan merobek dagingnya.
Ketika Nabi Yunus AS berada di dalam perut ikan, maka dalam keadaan gelap (dalam perut ikan) ia berseru, “Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zhalim.” (Al-Anbiya’: 87). Kemudian Allah SWT memerintahkan kepada ikan itu supaya memuntahkan Nabi Yunus AS di daerah yang tandus.
Nabi Yunus AS keluar dari perut ikan tersebut bagaikan anak burung yang baru keluar dari telur (baru menetas) karena saking lemahnya. Kemudian Allah Ta’ala mengasihinya dan menumbuhkan sebuah pohon dari jenis pohon labu baginya, dimana pohon itu meneduhinya, sehingga ia kuat kembali.
Kemudian Allah SWT memerintahkan Nabi Yunus AS supaya kembali ke kaumnya, agar ia mengajari dan menyeru mereka, dan penduduk negeri itu memenuhi seruannya sebanyak seratus ribu orang atau lebih, dimana mereka beriman, sehingga Kami karuniakan kepada mereka keni’matan hidup sehingga batas waktu tertentu...

6.Khimarnya Nabi Uzair,
..Uzair bangun dari kematian yang dijalaninya selama seratus tahun. Matanya mulai memandang apa yang ada di sekelilingnya lalu ia melihat kuburan di sekitarnya. Ia mengingat-ingat bahawa ia telah tertidur. Ia kembali dari kebunnya ke desa lalu tertidur di kuburan itu. Inilah peristiwa yang dialaminya. Matahari bersiap-siap untuk tenggelam sementara ia masih tertidur di waktu Dzuhur. Uzair berkata dalam dirinya: Aku tertidur cukup lama. Barangkali sejak Dzuhur sampai Maghrib. Malaikat yang diutus oleh Allah s.w.t membangunkannya dan bertanya: "Berapa lama kamu tinggal di sini?"
Malaikat bertanya kepadanya: "Berapa jam engkau tidur?" Uzair menjawab: "Saya tinggal di sini sehari atau setengah hari." Malaikat yang mulia itu berkata kepadanya: "Sebenarnya kamu tinggal di sini selama seratus tahun lamanya. " Engkau tidur selama seratus tahun. Allah s.w.t mematikanmu lalu menghidupkanmu agar engkau mengetahui jawapan dari pertanyaanmu ketika engkau merasa heran dari kebangkitan yang dialami oleh orang-orang yang mati. Uzair merasakan kehairanan yang luar biasa sehingga tumbuhlah keimanan pada dirinya terhadap kekuasaan al-Khaliq (Sang Pencipta). Malaikat berkata sambil menunjuk makanan Uzair: "Lihatlah kepada makanan dan minumanmu yang belum berubah."
Uzair melihat buah tin itu lalu ia mendapatinya seperti semula di mana warnanya tidak berubah dan rasanya pun tidak berubah. Telah berlalu seratus tahun tetapi bagaimana mungkin makanan itu tidak berubah? Lalu Uzair melihat piring yang di situ ia memeras buah anggur dan meletakkan di dalamnya roti yang kering, dan ia mendapatinya seperti semula di mana minuman anggur itu masih layak untuk diminum dan roti pun masih tampak seperti semula, di mana kerasnya dan keringnya roti itu dapat dihilangkan ketika dicampur dengan perasan anggur. Uzair merasakan kehairanan yang luar biasa, bagaimana mungkin seratus tahun terjadi sementara perasan anggur itu tetap seperti semula dan tidak berubah. Malaikat merasa bahawa seakan-akan Uzair masih belum percaya atas apa yang dikatakannya. kerana itu, malaikat menunjuk keldainya sambil berkata: "Dan lihatlah kepada keledaimu itu (yang telah menjadi tulang- belulang)."
Uzair pun melihat ke keldainya tetapi ia tidak mendapati kecuali ia tanah dari tulang-tulang keldainya. Malaikat berkata kepadanya: "Apakah engkau ingin melihat bagaimana Allah s.w.t membangkitkan orang-orang yang mati? Lihatlah ke tanah yang di situ terletak keledaimu." Kemudian malaikat memanggil tulang-tulang keldai itu lalu atom-atom tanah itu memenuhi panggilan malaikat sehingga ia mulai berkumpul dan bergerak dari setiap arah lalu terbentuklah tulang-tulang. Malaikat memerintahkan otot-otot saraf daging untuk bersatu sehingga daging melekat pada tulang-tulang keldai. Sementara itu, Uzair memperhatikan semua proses itu. Akhirnya, terbentuklah tulang dan tumbuh di atasnya kulit dan rambut.
Alhasil, keldai itu kembali seperti semula setelah menjalani kematian. Malaikat memerintahkan agar roh keldai itu kembali kepadanya dan keldai pun bangkit dan berdiri. Ia mulai mengangkat ekornya dan bersuara. Uzair menyaksikan tanda-tanda kebesaran Allah s.w.t tersebut terjadi di depannya. Ia melihat bagaimana mukjizat Allah s.w.t yang berupa kebangkitan orang-orang yang mati setelah mereka menjadi tulang belulang dan tanah. Setelah melihat mukjizat yang terjadi di depannya, Uzair berkata: "Saya yakin bahawa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. "
Uzair bangkit dan menunggangi keldainya menuju desanya. Allah s.w.t berkehendak untuk menjadikan Uzair sebagai tanda-tanda kebesaran-Nya kepada masyarakat dan mukjizat yang hidup yang menjadi saksi atas kebenaran kebangkitan dan hari kiamat. Uzair memasuki desanya pada waktu Maghrib. Ia tidak percaya melihat perubahan yang terjadi di desanya di mana rumah-rumah dan jalan-jalan sudah berubah, begitu juga manusia dan anak-anak yang ditemuinya. Tak seorang pun di situ yang mengenalinya. sebaliknya, ia pun tidak mengenali mereka. Uzair meninggalkan desanya saat beliau berusia empat puluh tahun dan kembali kepadanya dan usianya masih empat puluh tahun. Tetapi desanya sudah menjalani waktu seratus tahun sehingga rumah-rumah telah hancur dan jalan-jalan pun telah berubah dan wajah-wajah baru menghiasi tempat itu.

7.Semutnya Nabi Sulaiman,
.. Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tenteranya dari jin, manusia dan burung, lalu mereka itu diatur dengan tertib (dalam barisan) sehingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut, “hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tenteranya, sedangkan mereka tidak menyadari.”
Maka Nabi Sulaiman tersenyum dengan tertawa karena mendengar perkataan semut itu. Katanya,
“Ya Rabbi, limpahkan kepadaku kurnia untuk mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku; kurniakan padaku hingga boleh mengerjakan amal soleh yang Engkau redhai; dan masukkan aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hambaMu yang soleh.”
(An-Naml: 16-19)
Menurut sejumlah riwayat, pernah suatu hari Nabi Sulaiman as bertanya kepada seekor semut, “Wahai semut! Berapa banyak engkau perolehi rezeki dari Allah dalam waktu satu tahun?”
“Sebesar biji gandum,” jawabnya.
Kemudian, Nabi Sulaiman memberi semut sebiji gandum lalu memeliharanya dalam sebuah botol. Setelah genap satu tahun, Sulaiman membuka botol untuk melihat nasib si semut. Namun, didapatinya si semut hanya memakan sebahagian biji gandum itu.
“Mengapa engkau hanya memakan sebahagian dan tidak menghabiskannya?” tanya Nabi Sulaiman.
“Dahulu aku bertawakal dan pasrah diri kepada Allah,” jawab si semut. “Dengan tawakal kepada-Nya aku yakin bahwa Dia tidak akan melupakanku. Ketika aku berpasrah kepadamu, aku tidak yakin apakah engkau akan ingat kepadaku pada tahun berikutnya sehingga boleh memperoleh sebiji gandum lagi atau engkau akan lupa kepadaku. Karena itu, aku harus tinggalkan sebahagian sebagai bekal tahun berikutnya.”...

8.Burung Hud-Hud Nabi Sulaiman,
Pada suatu ketika, Nabi Sulaiman mengumpulkan dan memeriksa seluruh pengikut-pengikutnya baik dari kalangan manusia, jin dan binatang, termasuk burung-burung. Berdasarkan pemeriksaannya, Nabi tidak melihat burung hud-hud. Karena ketidakhadiran burung hud-hud tersebut, beliau berjanji akan mengazabnya dengan azab yang keras, atau bahkan menyembelihnya. Ternyata, tidak lama kemudian, burung hud-hud datang menghadap Nabi Sulaiman. Burung hud-hud menjelaskan perihal keterlambatannya karena mencari berita tentang adanya seorang wanita yang menjadi pemimpin suatu negara dan dianugerahi segala sesuatu serta mempunyai singgasana yang besar. Atas berita yang dibawa oleh burung hud-hud tersebut, akhirnya Nabi Sulaiman mengunjungi kerajaan Saba yang dipimpin oleh ratu Balqis yang akhirnya masuk Islam dengan dakwah Nabi Sulaiman. Kisah tersebut diabadikan dalam Qur’an Surat An-Naml ayat 22-23.
Kisah tersebut menggambarkan burung hud-hud (sebagai anak buah) yang mempunyai kecerdasan dan kecemerlangan berpikir sehingga pengembaraannya dalam mencari makanan (nafkah) tidak semata untuk tujuan duniawi melainkan untuk penyebaran agama. Burung hud-hud, di antara waktunya, memanfaatkan kesempatan mencari berita dan kabar suatu kaum karena ia berkeinginan untuk menyampaikan risalah Islam kepada mereka. Melalui presentasi burung hud-hud yang gemilang serta keberanian dalam mengemukakan uzur (keterlambatan), Nabi Sulaiman dapat mengajak kaum Saba untuk mentauhidkan Allah.

9.Untanya Nabi Muhammad Saw,
Ketika itu kami bersama Nabi besar Muhammad Saw tengah berada dalam sebuah peperangan. Tiba-tiba datang seekor unta mendekati beliau, lalu untu tersebut berbicara, "Ya Rasulullah, sesungguhnya si fulan (pemilik unta tersebut) telah memanfaatkan tenagaku dari semenjak muda hinga usiaku telah tua seperti sekarang ini. Kini ia malah hendak menyembelihku. Aku berlindung kepadamu dari keinginan si fulan yang hendak menyembelihku."
Mendengar pengaduan sang unta, Rasulullah Saw memanggil sang pemilik unta dan hendak membeli unta tersebut dari pemiliknya. Orang itu malah memberikan unta tersebut kepada beliau.. Unta itu pun dibebaskan oleh Nabi kami Muhammad Saw.
Juga ketika kami tengah bersama Muhammad Saw, tiba-tiba datang seorang Arab pedalaman sambil menuntun untanya. Arab baduy tersebut meminta perlindungan karena tangannya hendak dipotong, akibat kesaksian palsu beberapa orang yang berkata bohong. Kemudian unta itu berbicara dengan Nabi kami Muhammad Saw, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya orang ini tidak bersalah. Para saksi inilah yang telah memberikan pengakuan palsu karena mereka telah dipaksa. Sebenarnya pencuriku adalah seorang Yahudi."

10.Anjingya Ashabul Kahfi,
anjing tersebut berwarna kuning, di surga bentuknya berubah menjadi kambing gibas, ia bernama Qithmir, ada yang mengatakan bernama Tawarum dan ada yang mengatakan bernama Huban.



sumber: http://feedproxy.google.com/~r/Strov/~3/61peLARRfuY/10-binatang-yang-masuk-surga.html

Dibalik Lafaz Bismillah


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu ,

BISMILLAH adalah sebutan/nama singkat dari lafaz 'BISMILLAHIR ROHMAANIR ROHIIM' yang berarti 'Dengan nama ALLAH Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang'.

         Ada beberapa keistimewahan dibalik lafaz BISMILLAH, tapi sebelum saya sebutkan satu per satu saya mau bercerita tentang seorang perempuan yang suka mengucapkan bismillah setiap ia ingin melakukan sesuatu dan mengakhirinya dengan hamdallah (Alhamdulillah).
         Ada seorang wanita yang mempunyai suami seorang pemabuk yang setiap harinya kerjaannya hanya mabuk, mabuk dan mabuk.
Sedangkan istrinya bekerja mencari nafkah untuk kehidupan sehari-harinya dan pada suatu hari sang suami pun pulang dalam keadaan mabuk, sang suami pun berbicara pada sang istri dan meminta uang untuk membeli minuman tapi sang istri tidak mau memberinya dan dia bilan saya tidak punya uang pak, bohong jawab sang suami, apa gunanya kamu bekerja setiap hari kalau tidak punya uang kata sang suami. Suaminya pun marah dan memaki - makinya tapi sang istri dengan lembut berbicara istighfar pak, sang suami pun tambah marah dan berkata saya muak mendengarkan kata-katamu bu, setiap hari kamu cuma bisa bilang istighfar dan bismillah, apa dengan kata bismillah kamu bisa jadi kaya, sang istri hanya bisa pasrah dan berdoa agar suaminya sadar.
        Pada keesokan harinya, sang suami pun mengintai sang istri yang baru pulang kerja dan membawa uang hasil kerjanya.
sang suami pun akhirnya tau dimana sang istri menyimpan uangnya, dengan membaca bismillah sang istri pun menyimpan uangnya didalam kotak yang terletak didalam lemari pakaiannya.
Tak lama kemudian sang suami pun mengambil uang itu tanpa sepengetahuan istrinya dan menyimpan uang itu ditempat lain, kemudian suaminya pun mendekati istrinya dan meminta uang tapi sang istri berkata sama seperti sebelumnya saya tidak punya uang pak jawab sang istri. Suaminya pun marah, tidak punya uang!!! jadi yang kamu simpan dilemari itu apa kalau bukan uang,istrinya pun takut dan ingin memberikannya kepada suaminya. Kemudian sang istri pun membuka lemari itu dengan membaca bismillah, Subhanallah uang itu masih ada didalam kotak dan tidak berkurang sedikitpun, sang suami heran dan takjub melihatnya,bukannya uang itu sudah aku ambil ia bicara dalam hatinya.
        Suaminya menangis melihat itu semua dan sadar akan perbuatannya selama ini kepada istrinnya, dia meminta maaf kepada istrinya dan bertaubat kepada ALLAH SWT.
Dari cerita pendek tersebut kia tau bahwa ALLAh sangat sayang orang-orang yang selalu mengucap bismillah pada saat akan melakukan sesuatu dan ALLAH juga akan angkat derajatnya. uang yng jelas-jelas sudah diambil tapi masih ada didalam kotak dan tidak berkurang sepeserpun. Maha Suci ALLAH Dengan Segala Firman-NYA.

         Berikut ini adalah beberapa keistimewahan Bismillah seperti yang saya katakan diatas tadi.
KEISTIMEWAAN BISMILLAH  :
 1. Ditulis Qalam adalah BISMILLAH. Maka apabila kamu menulis sesuatu, maka tulislah BISMILLAH pada awalnya karena BISMILLAH tertulis pada setiap wahyu yang Allah turunkan kepada Jibril.
2. 'BISMILLAH untukmu dan umahmu, suruhlah mereka apabila memohon sesuatu dengan BISMILLAH. Aku tidak akan meninggalkannya sekejap mata sejak BISMILLAH diturunkan kepada Adam.' (Hadith Qudsi)
3. Tatkala BISMILLAH diturunkan ke dunia, maka semua awan berlari ke arah barat, angin terdiam, air laut bergelora, mendengarkan seluruh binatang dan terlempar semua syaitan.
4. Demi Allah dan keagunganNya, apabila BISMILLAH itu dibacakan pada orang sakit akan menjadi obat untuknya dan apabila BISMILLAH dibacakan di atas sesuatu melainkan Allah beri berkat ke atasnya.
5. Barangsiapa yang ingin hidup bahagia dan mati syahid, maka bacalah BISMILLAH setiap kali memulai sesuatu perkara yang baik.
6. Jumlah huruf dalam BSMILLAH ada 19 huruf dan malaikat penjaga neraka ada 19 ( QS.ALMuddatsir:30).Ibnu Mas'ud berkata: 'Barang siapa yang ingin Allah selamatkan dari 19 malaikat neraka maka bacalah BISMILLAH 19 kali setiap hari.'
7. Tiap huruf BISMILLAH ada JUNNAH (penjaga/khadam) hingga tiap huruf berkata, 'Siapa yang membaca BISMILLAH maka kamilah kekuatannya dan kamilah kehebatannya.'
8. Barangsiapa yang memuliakan tulisan BISMILLAH niscaya Allah akan mengangkat namanya di syurga yang sangat tinggi dan diampunkan segala dosa kedua orang tuanya.
9. Barangsiapa yang membaca BISMILLAH maka akan bertasbihlah segala gunung kepadanya.
10. Barangsiapa yang membaca BISMILLAH sebanyak 21 kali ketika hendak tidur, maka akan terpelihara dari gangguan syaitan, kecurian dan kebakaran, maut mendadak dan bala.
11. Barangsiapa yang membaca BISMILLAH sebanyak 50 kali di hadapan orang yang zalim, hinalah dan masuk ketakutan dalam hati si zalim serta naiklah keberanian dan kehebatan kepada si pembaca.

Catatan : Jangan biarkan dalam ingatan anda atau hanya diwebsite anda forwardkan pada semua kenalan anda demi pahala dan Ridho Allah SWT.
Sabda RasulAllah SAW , 'Sampaikan pada orang lain walaupun cuma satu ilmu , dan bila orang yang disampaikan itu mengamalkannya maka dia akan memperoleh pahala walaupun sudah tiada......amin '
Wassalam'.

Senin, 27 Desember 2010

Sejarah Kota Kisaran


Perjalanan Sultan Aceh “Sultan Iskandar Muda” ke Johor dan Malaka pada tahun 1612 dapat dikatakan sebagai awal dari Sejarah Asahan. Dalam perjalanan tersebut, rombongan Sultan Iskandar Muda beristirahat di kawasan sebuah hulu sungai, yang kemudian dinamakan ASAHAN. Perjalanan dilanjutkan ke sebuah “Tanjung” yang merupakan pertemuan antara sungai Asahan dengan sungai Silau, kemudian bertemu dengan Raja Simargolang. Di tempat itu juga, Sultan Iskandar Muda mendirikan sebuah pelataran sebagai “Balai” untuk tempat menghadap, yang kemudian berkembang menjadi perkampungan. Perkembangan daerah ini cukup pesat sebagai pusat pertemuan perdagangan dari Aceh dan Malaka, sekarang ini dikenal dengan “Tanjung Balai”.

Dari hasil perkawinan Sultan Iskandar Muda dengan salah seorang puteri Raja Simargolang lahirlah seorang putera yang bernama Abdul Jalil yang menjadi cikal bakal dari kesultanan Asahan. Abdul Jalil dinobatkan menjadi Sultan Asahan I. Pemerintahan kesultanan Asahan dimulai tahun 1630 yaitu sejak dilantiknya Sultan Asahan yang I s.d. XI. Selain itu di daerah Asahan, pemerintahan juga dilaksanakan oleh datuk-datuk di Wilayah Batu Bara dan ada kemungkinan kerajaan-kerajaan kecil lainnya. Tanggal 22 September 1865, kesultanan Asahan berhasil dikuasai Belanda. Sejak itu, kekuasaan pemerintahan dipegang oleh Belanda.
Kekuasaan pemerintahan Belanda di Asahan/Tanjung Balai dipimpin oleh seorang Kontroler, yang diperkuat dengan Gouverments Besluit tanggal 30 September 1867, Nomor 2 tentang pembentukan Afdeling Asahan yang berkedudukan di Tanjung Balai dan pembagian wilayah pemerintahan dibagi menjadi 3 (tiga) yaitu:
  1. Onder Afdeling Batu Bara
  2. Onder Afdeling Asahan
  3. Onder Afdeling Labuhan Batu.
Kerajaan Sultan Asahan dan pemerintahan Datuk-Datuk di wilayah Batu Bara tetap diakui oleh Belanda, namun tidak berkuasa penuh sebagaimana sebelumnya. Wilayah pemerintahan Kesultanan dibagi atas Distrik dan Onder Distrik yaitu:
  1. Distrik Tanjung Balai dan Onder Distrik Sungai Kepayang.
  2. Distrik Kisaran.
  3. Distrik Bandar Pulau dan Onder Distrik Bandar Pasir Mandoge.
Sedangkan wilayah pemerintahan Datuk-datuk di Batu Bara dibagi menjadi wilayah Self Bestuur yaitu:
  1. Self Bestuur Indrapura
  2. Self Bestuur Lima Puluh
  3. Self Bestuur Pesisir
  4. Self Bestuur Suku Dua ( Bogak dan Lima Laras ).
Pemerintahan Belanda berhasil ditundukkan Jepang (tanggal 13 Maret 1942), sejak saat itu Pemerintahan Fasisme Jepang disusun menggantikan Pemerintahan Belanda. Pemerintahan
Fasisme Jepang dipimpin oleh Letnan T. Jamada dengan struktur pemerintahan Belanda yaitu Asahan Bunsyu dan bawahannya Fuku Bunsyu Batu bara. Selain itu, wilayah yang lebih kecil di bagi menjadi Distrik yaitu Distrik Tanjung Balai, Kisaran, Bandar Pulau, Pulau Rakyat dan Sei Kepayang. Pemerintahan Fasisme Jepang berakhir pada tanggal 14 Agustus 1945 dan 17 Agustus 1945 Kemerdekaan Negara Republik Indonesia diproklamirkan. Sesuai dengan perkembangan Ketatanegaraan Republik Indonesia, maka berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 1945, Komite Nasional Indonesia Wilayah Asahan di bentuk pada bulan September 1945. Pada saat itu pemerintahan yang di pegang oleh Jepang sudah tidak ada lagi, tapi pemerintahan Kesultanan dan pemerintahan Fuku Bunsyu di Batu Bara masih tetap ada. Tanggal 15 Maret 1946, berlaku struktur pemerintahan Republik Indonesia di Asahan dan wilayah Asahan di pimpin oleh Abdullah Eteng sebagai kepala wilayah dan Sori Harahap sebagai wakil kepala wilayah, sedangkan wilayah Asahan dibagi atas 5 (lima) Kewedanan, yaitu:
  1. Kewedanan Tanjung Balai
  2. Kewedanan Kisaran
  3. Kewedanan Batubara Utara
  4. Kewedanan Batubara Selatan
  5. Kewedanan Bandar Pulau.
Kemudian setiap tahun tanggal 15 Maret diperingati sebagai Hari Jadi Kabupaten Asahan.
Pada Konferensi Pamong Praja se-Keresidenan Sumatera Timur pada bulan Juni 1946 diadakan penyempurnaan struktur pemerintahan, yaitu:
  1. Sebutan Wilayah Asahan diganti dengan Kabupaten Asahan
  2. Sebutan Kepala Wilayah diganti dengan sebutan Bupati
  3. Sebutan Wakil Kepala Wilayah diganti dengan sebutan Patih
  4. Kabupaten Asahan dibagi menjadi 15 (lima belas ) Wilayah Kecamatan terdiri dari;
a. Kewedanan Tanjung Balai dibagi atas 4 (empat) Kecamatan, yaitu :
  • Kecamatan Tanjung Balai
  • Kecamatan Air Joman
  • Kecamatan Simpang Empat
  • Kecamatan Sei Kepayang
b. Kewedanan Kisaran dibagi atas 3 (tiga) Kecamatan, yaitu :
  • Kecamatan Kisaran
  • Kecamatan Air Batu
  • Kecamatan Buntu Pane
c. Kewedanan Batubara Utara terdiri atas 2 (dua) Kecamatan, yaitu :
  • Kecamatan Medang Deras
  • Kecamatan Air Putih
d. Kewedanan Batu Bara Selatan terdiri atas 3 (tiga) Kecamatan, yaitu:
  • Kecamatan Talawi
  • Kecamatan Tanjung Tiram
  • Kecamatan Lima Puluh
e. Kewedanan Bandar Pulau terdiri atas 3 (tiga) Kecamatan, yaitu :
  • Kecamatan Bandar Pulau
  • Kecamatan Pulau Rakyat
  • Kecamatan Bandar Pasir Mandoge.
Berdasarkan keputusan DPRD-GR Tk. II Asahan No. 3/DPR-GR/1963 Tanggal 16 Pebruari 1963 diusulkan ibukota Kabupaten Asahan dipindahkan dari Kotamadya Tanjung Balai ke kota Kisaran dengan alasan supaya Kotamadya Tanjung Balai lebih dapat mengembangkan diri dan juga letak Kota Kisaran lebih strategis untuk wilayah Asahan. Hal ini baru teralisasi pada tanggal 20 Mei 1968 yang diperkuat dengan peraturan pemerintah Nomor 19 Tahun 1980, Lembaran Negara Tahun 1980 Nomor 28, Tambahan Negara Nomor 3166.
Pada tahun 1982, Kota Kisaran ditetapkan menjadi Kota Administratif berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 1982, Lembaran Negara Nomor 26 Tahun 1982. Dengan adanya Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 821.26-432 tanggal 27 Januari 1986 dibentuk Wilayah Kerja Pembantu Bupati Asahan dengan 3 (tiga) wilayah Pembantu Asahan, yaitu :

Pembantu Bupati Wilayah-I berkedudukan di Lima Puluh meliputi :
  1. Kecamatan Medang Deras
  2. Kecamatan Air Putih
  3. Kecamatan Lima Puluh
  4. Kecamatan Talawi
  5. Kecamatan Tanjung Tiram
Pembantu Bupati Wilayah-II berkedudukan di Air Joman meliputi :
  1. Kecamatan Air Joman
  2. Kecamatqan Meranti
  3. Kecamatan Tanjung Balai
  4. Kecamatan Simpang Empat
  5. Kecamatan Sei Kepayang
Pembantu Bupati Wilayah-III berkedudukan di Buntu Pane meliputi:
  1. Kecamatan Buntu Pane
  2. Kecamatan Bandar Pasir Mandoge
  3. Kecamatan Air Batu
  4. Kecamatan Pulau Rakyat
  5. Kecamatan Bandar Pulau
Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 4 Tahun 1981 dan Peraturan Daerah Tingkat I Sumatera Utara Nomor 5 Tahun 1983 tentang Pembentukan, Penyatuan, Pemecahan
dan Penghapusan Desa di Daerah Tingkat II Asahan telah dibentuk 40 ( empat puluh) Desa Persiapan dan Kelurahan Persiapan sebanyak 15 (lima belas) yang tersebar dibeberapa Kecamatan, yang peresmian pendefinitifan-nya dilaksanakan oleh Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Sumatera Utara pada tanggal 20 Pebruari 1997, sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Sumatera Utara Nomor 146/2622/SK/Tahun 1996 tanggal 7
Agustus 1996.
Berdasarkan Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Sumatera Utara Nomor 138/ 814.K/Tahun 1993 tanggal 5 Maret 1993 telah dibentuk Perwakilan Kecamatan di 3 (tiga) Kecamatan, masingmasing sebagai berikut :
  1. Perwakilan Kecamatan Sei Suka di Kecamatan Air Putih
  2. Perwakilan Kecamatan Sei Balai di Kecamatan Tanjung Tiram
  3. Perwakilan Kecamatan Aek Kuasan di Kecamatan Pulau Rakyat.
Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Asahan no. 323 tanggal 20 September 2000 dan Peraturan Daerah Kabupaten Asahan no. 28 tanggal 19 September 2000 telah menetapkan tiga kecamatan perwakilan yaitu Kecamatan Sei Suka, Aek Kuasan dan Sei Balai menjadi kecamatan yang Definitif. Kemudian berdasarkan Peraturan Bupati Asahan Nomor 9 Tahun 2006 tanggal 30 Oktober 2006 dibentuk 5 (lima ) desa baru hasil pemekaran yaitu :
  • Desa Tomuan Holbung, pemekaran dari desa Huta Padang, Kec. BP Mandoge
  • Desa Mekar Sari, pemekaran dari desa Pulau Rakyat Tua, Kec. Pulau Rakyat
  • Desa Sipaku Area, pemekaran dari desa Simpang Empat, kec. Simpang Empat
  • Desa Sentang, pemekaran dari desa Lima Laras, kec. Tanjung Tiram
  • Desa Suka Ramai, pemekaran dari desa Limau Sundai, kec. Air Putih.
Pada pertengahan tahun 2007 berdasarkan Undang-undang RI Nomor 5 tahun 2007 tanggal 15 Juni 2007 tentang pembentukan Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Asahan dimekarkan menjadi
dua Kabupaten yaitu Asahan dan Batu Bara. Wilayah Asahan terdiri atas 13 kecamatan sedangkan Batu Bara 7 kecamatan. Tanggal 15 Juni 2007 juga dikeluarkan keputusan Bupati Asahan Nomor 196-Pem/2007 mengenai penetapan Desa Air Putih, Suka Makmur dan Desa Gajah masuk dalam wilayah Kecamatan Meranti Kabupaten Asahan. Sebelumnya ketiga desa tersebut masuk dalam wilayah kecamatan Sei Balai Kabupaten Batu Bara, namun mereka memilih bergabung dengan Kabupaten Asahan.
Struktur Pemerintahan Kabupaten
Asahan pada saat ini terdiri dari :
  • Sekretariat Daerah Kab. Asahan
  • Sekretariat DPRD Kab. Asahan
  • Inspektorat
  • 16 Dinas Daerah
  • 7 Lembaga Teknis Daerah berbentuk Badan dan 3 berbentuk Kantor.
  • 13 Kecamatan
  • 149 D e s a
  • 27 Kelurahan
Dari mulai berdirinya Kabupaten Asahan yaitu pada tanggal 15 Maret 1946 sampai dengan sekarang, Kabupaten Asahan dipimpin oleh Bupati Asahan yaitu:
  1. ABDULLAH ETENG (15-3-1946 s/d 30-1-1954)
  2. RAKUTTA SEMBIRING ( 1-2-1954 s/d 29-2-1960 )
  3. H. ABDUL AZIZ ( 1-3-1960 s/d 3-5-1960 )
  4. USMAN J S. ( 4-5-1960 s/d. 10-5-1966)
  5. H. A. MANAN SIMATUPANG (11-5-1966 s/d 31-1-1979)
  6. Drs. IBRAHIM GANI/sebagai pelaksana Bupati (1-2-1979 s/d 2-3-1979)
  7. dr. BAHMID MUHAMMAD (2-3-1979 s/d 2-3-1984)
  8. H. A. RASYID NASUTION, SH/sebagai pelaksana Bupati (2-3-1984 s/d 17-3-1984 )
  9. ABD. WAHAB DALIMUNTE, SH/sebagai pelaksana Bupati (17-3-1984 s/d 22-6-1984)
  10. H. ZULFIRMAN SIREGAR (22-6-1984 s/d 22-6-1989 )
  11. H. RIHOLD SIHOTANG periode I (22-6-1989 s/d 22-6-1994)
  12. H. RIHOLD SIHOTANG peroide II (22-6-1994 s/d Juli 1999)
  13. Drs. H. FACHRUDDIN LUBIS/sebagai pelaksana Bupati (7 - 1999 s/d 12-1- 2000)
  14. Drs. HAKIMIL NASUTION sebagai pelaksana Bupati (12-1-2000 s/d 25-3-2000 )
  15. Drs. H. RISUDDIN ( 25-3-2000 s/d 25-3-2005 )
  16. Ir. H. SYARIFULLAH HARAHAP, Msi sebagai pelaksana Bupati ( 25-3-2005 s/d 8-8-2005)
  17. Drs. H. RISUDDIN 8-8-2005 s/d sekarang)
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah-GR Kabupaten Asahan sebagai berikut :
  1. SYEH ISMAIL ABDUL WAHAB ( 27-1-1945 s/d 26-1-1947 )
  2. SAIDI MULI ( 27-1-1947 s/d 17-8-1957 )
  3. H. AHMAD DAHLAN ( 17-8-1957 s/d 4-6-1960 )
  4. USMAN SAID ( 4-6-1960 s/d 31-8-1965 )
  5. NUR ARMANSYAH ( 31-8-1965 s/d 15-2-1967 )
Sedangkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Asahan adalah :
  1. AHMAD SALEH ( 15-2-1967 s/d 17-11-1972 )
  2. NURMANSYH ( 17-2-1972 s/d 11-8-1977 )
  3. dr. BAHMID MUHAMMAD ( 11-8-1977 s/d 2-3-1979 )
  4. H. A. EFFENDY HASYIM ( 6-10-1979 s/d 11-8-1982 )
  5. H. SUPARMIN ( 11-8-1982 s/d 11-7-1987 )
  6. H. SAID YUSUF ( 11-7-1987 s/d 11-7-1992 )
  7. H. AMINUDDIN SIMBOLON ( 11-7-1992 s/d 25-7-1997 )
  8. H. AMINUDDIN SIMBOLON ( 25-7-1997 s/d 7-9-1999 )
  9. H. SYAMSUL BAHRI BATUBARA ( 14-10-1999 s/d 2004 )
  10. Drs. BUSTAMI HS. ( 2004 s/d sekarang )


Asahan Ibu Kota Kisaran

Kabupaten Asahan ” RAMBATE RATA RAYA “

RAMBATE RATA RAYA Kabupaten Asahan

Sumatera Utara dengan 29 Kabupaten di dalamnya, menyimpan begitu banyak potensi dalam segala bidang. Saat ini Sumatera Utara dipimpin oleh Bapak Syamsul Arifin SE selaku Gubernur dan Bapak Gatot Pujo selaku wakil Gubernur lewat pemilu damai tanggal 16 April 2008 silam.
Kali ini kita akan sekilas menuju Kabupaten Asahan.
1. Geografi
Secara geografis Kabupaten Asahan berada pada 2 derajat 30’00’’- 3 derajat 07’49’ Lintang Utara dan 99 derajat 00’00” – 100 derajat 00’00” Bujur Timur, dengan ketinggian 0 – 2.000 m di atas permukaan laut. Pasca pemekaran, luas Kabupaten Asahan menjadi 370.221 ha, terdiri dari 25 Kecamatan, 177 desa dan 27 kelurahan, dengan batas-batas:
Sebelah Utara : Kabupaten Batubara dan Selat Malaka
Sebelah Timur : Selat Malaka
Sebelah Selatan : Kabupaten Labuhan Batu dan Toba Samosir
Sebelah Barat : Kabupaten Simalungun
2. IKLIM
Seperti umumnya daerah-daerah lanilla yang berada di kawasan Sumatera Utara, Kabupaten Asahan termasuk daerah beriklim tropis dan memiliki dua musim yaitu musim kemarau dan musim hujan. Curah hujan ( 2006 ) sebanyak 2.164 mm. Rata-rata curah hujan mencapai 180,33 mm/bulan.
3. PENDUDUK
Jumlah Penduduk Kabupaten Asahan berdasarkan hasil Sensus Penduduk 2007, penduduk Kabupaten Asahan berjumlah 676.605 jiwa dengan kepadatan penduduk 182 jiwa per kilometer persegí. Sedangkan laja pertumbuhan penduduk tahun 2001 sampai dengan 2007 diperkirakan sebesar 1.89%. Penduduk Kabupaten Asahan lebih banyak tingal di pedesaan daripada perkotaan. Di daerah pedesaan terdapat 478.958 jiwa atau 70.78% dari jumlah penduduk, sedangkan di daerah perkotaan hanya 197.647 jiwa atau 29.21%.
4. Perekonomian
Product Domestic Regional Bruto ( PDRB) atas dasar harga yang berlaku 2004 sebesar 7.71 trilyun rupiah, sedangkan PDRB per cápita sebesar 12.04 juta rupiah. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Asahan sebesar 6.62% atau di atas rata-rata Sumatera Utara sebesar 5.95%.
5. Visi dan Misi
Visi Pemerintahan Kabupaten Asahan 2006-2010: “Membangun Bersama Rakyat Mewujudkan Masyarakat Asahan yang Sejahtera”
Misi:
  1. Peningkatan dan pengembangan Sumberdaya Manusia ( Human Resources ) dibarengi keimanan dan ketaqwaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara;
  2. Pemberdayaan kehidupan social dan ekonomi yang berbasis kerakyatan yang memiliki daya saing dan wawasan lingkungan;
  3. Terwujudnya rasa aman dan tertib melalui upaya penegakan hukum dan HAM;
  4. Terwujudnya aparatur pemerintah yang bersih dan berwibawa
  5. Memberdayakan peran serta masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan;
6. Potensi Daerah
Pertanian Tanaman Pangan dan Horticultura
Pertanian tanaman pangan dan horticultura merupakan salah satu sub sector yang cukup prospektif untuk dikembangkan di Kab. Asahan. Hal ini didukung ketersediaan lahan budidaya, kesesuaian agroklimate, sarana dan prasarana yang memadai. Komoditas andalan ádala padi, kedelai, jagung, ubi kayu, cabe, pisang barangan, dan asam gelugur.
Perkebunan
Kabupaten Asahan merupakan salah satu sentra perkebunan di Provinsi Sumatera Utara, dan bahkan Provinsi Sumatera Utara menjadi penghasil kelapa sawit utama di Indonesia. Selain kelapa sawit dan karet, komoditi penting lainnya adalah kakao ( coklat ) dan kelapa. Hingga saat ini terdapat lebih dari 30 perusahaan perkebunan baik itu milik pemerintah, swasta nasional dan asing telah menguasai lahan lebih dari 140 ribu hektar dan menyerap sekitar 23 ribu tenaga kerja. Sementara perkebunan rakyat hanya menguasai kurang dari separuhnya, tetapi justru menyerap tenaga kerja lebih banyak yakni sekitar 50 ribu orang. Hasil perkebunan kelapa sawit dan kelapa tidak terbatas diambil buahnya, tetapi lidinya pun sudah mampu menembus pasar ekspor.
1. Perkebunan Negara : 6,137.39 Ha dengan hasil 6,818.93 Ton
2. Perkebunan Swasta Nasioanal : 17,873.97 Ha dengan hasil 17,667.19 Ton
3. Perkebunan Swasta Asing : 5,173.51 Ha dengan hasil 5,550.34 Ton
4. Perkebunan Rakyat : 6,882.50 Ha dengan hasil 11,786.05 Ton
Sehingga luas total perkebunan adalah 36,067.37 Ha dengan total hasil 41,822.51 Ton
Khusus untuk komoditi kakao ( Coklat ), dalam sistem pemasarannya ditangani oleh beberapa kelompok tani dan koperasi melalui pelelangan yang diselenggarakan dalam periode tertentu. Hal ini Sangay bermanfaat bagi peningkatan pendapatan petani kakao ( coklat ). Di sisi lain, ini juga memudahkan bagi para buyer untuk mendapatkan komoditi kakao ( Coklat ), tanpa harus melakukan pembelian secara sporadis ke sentra-sentra produksi.
Total luas areal tanaman coklat perkebunan rakyat di Kabupaten Asahan seluas 9.089,75 Ha dengan total produksi sebesar 10.672,69 ton
Perindustrian
Pasca pemekaran wilayah, sentra industri pengelolaan skala besar di Kwala Tanjung menjadi milik Kabupaten Batubara. Namun demikian, masih terbuka lebar potensi dan peluang-peluang untuk kembali menghadirkan investor bidang pengolahan skala besar, terutama industri pengolahan hasil-hasil pertanian dan perkebunan. Di samping itu, Kabupaten Asahan juga memiliki sejumlah produk unggulan yang dihasilkan dari industri kecil dan kerajinan rumah tangga. Beberapa bidang usaha yang berkembang antara lain adalah: pengolahan meubel kayu batang kelapa, pengolahan sabut kelapa, minuman ringan Nata de Coco, kerajinan kulit ( Sepatu ”Bunut” ), anyaman pandan, pembuatan dodol, dan lain-lain.
Perikanan
Kabupaten Asahan menyimpan potensi yang cukup besar bagi pengembangan agribisnis di bidang pengusahaan perikanan dan kelautan, diperkirakan Kabupaten Asahan memiliki garis pantai sepanjang lebih kurang 58 Km. Namun demikian, sampai saat ini potensi yang sangat besar tersebut belum termanfaatkan secara optimal. Sentra Nelayan terdapat di Kec. Air Joman, Tanjung Balai, dan Kec. Sei Kepayang. Sampai saat ini terdapat 735 unit budidaya perikanan.
Pariwisata
Potensi Sungai Asahan khususnya di sekitar Desa Tangga, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, merupakan sumber daya alam untuk obyek wisata alam yang ideal dan terus dikembangkan agar semakin dikenal oleh masyarakat luas khususnya para wisatawan mancanegara dan nusantara. Derasnya arus air sungai Asahan yang berkecepatan 120 Meter kubik per detiknya dengan grade IV-V+ sangat menantang jiwa petualangan para penggemar olah raga arus deras ini. Pada Tahun 2000, 2001, dan 2003, Pemerintah Kabupaten Asahan menyelenggarakan kejuaraan bertaraf internasional diikuti oleh atlet-atlet kayak kelas dunia. Tahun 2005, 2006 dan 2007 Kejuaraan bertaraf Nasional.
Tahun 2008 Pemkab Asahan telah menyelenggarakan Kejuaraan Arung Jeram Internasional dengan Tajuk ” Asahan White Water Festival 2008 ” tanggal 11-14 Desember 2008.
Kabupaten Asahan juga menawarkan kerjasama pengelolaan beberapa obyek wisata alam lainnya, antara lain: air terjun Aek Sisapa di Kec. Bandar Pasir Mandoge dan air terjun Simonang-monang di Kec. Bandar Pulau.
Energi Listrik Tenaga Air
Wilayah Kabupaten Asahan memiliki beberapa potensi air terjun yang dapat di manfaatkan sebagai penggerak motor sumber daya listrik. Air terjun Asahan III dan Asahan IV merupakan alternatif yang dapat memberikan kontribusi kelistrikan yang memadai dalam skala besar dan kini sedang dilakukan kelayakan Amdal sebelum dimulai pembangunannya. Diperkirakan potensi Asahan III dan Asahan IV dapat menghasilkan energi listrik masing-masing sebesar 200 MW sampai dengan 250 MW.
Sumber : DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KABUPATEN ASAHAN alamat : Jln. Prof. H.M.Yamin SH, No 44, Telp (0623 ) 41406 KISARAN
Kemaren juga sempat ni interview dengan yang menjaga stan waktu acara Medan Fair bulan Desember kemaren di tapian daya PRSU di jalan Gatot Subroto Medan.
Makanan khasnya hadala gulai melayu dan senang yang bersantan. Mayoritas sukunya adalah melayu dan otomatis bahasanya adalah melayu. Tarian daerahnya adala Gubang, Mainang dan Serampang 12.
O iya satu lagi obyek wisata arung jeram yang bertaraf internacional itu punya nama lain Arung Jeram “TOBASA”
Jadi buat kamu-kamu yang masih tinggal di kawasan Sumatera Utara kayaknya wajib dech sekali-sekali nyoba berlibur di sana, dijamin ngga kalah seru dari arung jeram yang ada di jawa dan bali, apalagi luar negeri, selain bukan buatan, setidaknya bisa menghemat uang saku berlibur khan???
Mohon masukannya ni, kalo memang ada lagi yang mau di tulis mengenai Kabupaten Asahan, barangkali masih belum terekspos di sini.
WE LOVE Sumatera Utara